Friday, 1 January 2016

Selamat Tinggal, Terima Kasih Atas Senyummu

Selamat tinggal. Bisakah aku benar-benar mengatakan itu? Tentu saja bisa. Itu bukan hal yang sulit. Tanpa beban, akhirnya aku bisa mengucapkannya. Kukira kamu melupakanku hingga tak mengatakan sepatah kata pun saat akan pergi. Ternyata aku salah. Aku hanya terlalu cepat mengatakannya, tepat sebelum kamu akan mengatakannya. Aku tak tahu kepada siapa maksud kata itu. Mungkin bukan untukku saja. Tapi, bolehkah aku sedikit menyangkalnya dan mengatakan itu untukku. Aku senang bisa mendoakanmu di waktu terakhir kita berkirim pesan.

Terima kasih. Terima kasih atas senyummu. Aku bahagia bisa bertemu denganmu. Berbincang hal yang sama-sama kita sukai. Menonton bersama walau hanya setengah jam. Menemanimu makan bekal dan berdiskusi tentang arti video yang kita tonton. Aku senang mengenalmu walau hanya sebentar. Sebentar. Ya waktu singkat yang sempat membuatku sedikit saja merasa senang atas hadirmu. Waktu singkat yang selalu membuatku salah paham. Terima kasih untuk terima kasihmu. Berkat itu, kupikir bisa membuat kita tersenyum dalam waktu yang sama.

Penyesalanku saat pertama kali kita bertemu setelah perpisahan pertama, akhirnya bisa terbayar di pertemuan kedua kita setelah perpisahan pertama itu. Pertemuan yang cukup lama, pertemuan yang menyadarkanku tentang status barumu. Pertemuan yang menyenangkan karena aku bisa berbincang sambil duduk di bangku yang sama denganmu dan tentu saja berbincang hal yang sama-sama kita gemari.

Ini adalah perpisahan kedua kita. Yang kuyakini akan menjadi perpisahan terakhir dimana kita takkan pernah bertemu lagi secara langsung. Sekali lagi selamat tinggal dan terima kasih. Selamat tinggal, semoga kamu tetap menjadi dirimu sendiri. Terima kasih karena kamu tetap menjadi dirimu sendiri dalam kalimatmu di perpisahan terakhir kita.

Talking to you makes my day.

Aulia

No comments:

Post a Comment

Featured post

Minuman Paling Bikin Nyantai ya Milkshake Pop Ice!

Keseharian di Jakarta kadang bikin perasaan tegang gara-gara kepikiran kerjaan yang belum selesai. Atau kadang juga stress gara-gara mikirin...

Instagram