Aku Senang Tak Tahu Namamu

Tuesday, February 23, 2016
Sudah berjalan hampir 5 bulan sejak awal masuk kembali ke dunia pendidikan. Mata itu, senyum itu, ya orang itu yang masih saja membuatku senang untuk sekejap saja menatapnya. Dari jarak 1 meter, dari jarak beberapa cm, aku tahu dimana dia berada. Tepat, tempatnya tak pernah berubah. Aku tak pernah tahu apa maksud tatapannya yang menurutku memukau. Mungkin memang aku yang merasa ge-er hanya dengan ditatapnya.

Aku tak pernah tahu namamu. Bahkan temanku pun tak tahu kau siapa. 2 hari dalam semingguku selalu ku tunggu hanya untuk melihatmu. Di musola. Di depan. Di atas sepeda motormu. Di musola saat kamu sedang iqomah, kamu menengok ke belakang 2x dan membuat mata kita menjadi bertemu 2x. Aku sungguh tak mengerti apa maksudnya. Di depan, di atas sepeda motormu, di tempat yang sudah ku tebak pasti kamu sedang berada di situ, mata kita bertemu kembali. Selalu seperti itu. Tatapanmu berbeda. Aku masih tak mengerti. Saat pulang aku melambaikan tanganku ke temanku, tapi matamu masih sama. Sedikit membuatku berdebar. Ya, hanya sedikit.

Aku hanya merasa penasaran hingga bukuku menjadi penuh dengan pertanyaan yang selalu muncul di pikiranku. Simpel. Siapa namamu? Yap. Hanya itu saja.

Tapi, entahlah. Ku rasa aku tak harus melakukan itu lagi, aku tak bisa terus berharap untuk bisa melihatmu lagi dalam 2 hari itu. Aku tau seseorang akan merasa sakit jika tau selama ini aku selalu memperhatikanmu. Aku cukup senang tak tahu namamu. Tak tahu tentangmu apalagi kehidupanmu. Cukuplah saja aku hanya sebatas "tahu" bahwa kau juga sama sepertiku. Sama-sama mencari ilmu di tempat itu. Terima kasih atas tatapan sayumu yang pernah membuatku bersemangat untuk kembali menimba ilmu.

No comments:

Halo semuanya, silakan tinggalkan jejak disini ya :) tolong jangan SPAM atau komentar yang berhubungan dengan SARA. Thanks :)

Powered by Blogger.